Universitas Gunadarma Menghadiri Seminar Best Practice Fasilitasi Akreditasi Internasional Program Studi dan Pengajuan ke Lembaga Akreditasi Internasional
Pada hari Sabtu-Minggu tanggal 20-21 November 2021 di The Jayakarta Yogyakarta Hotel, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan Seminar Nasional Akreditasi Internasional. Seminar in diselenggarakan dalam rangka membangun budaya mutu Program Studi untuk Rekognisi Internasional dalam memperkuat akses dan menjadi pengembangan Pendidikan Tinggi di skala Internasional. Acara ini bertema Best Practice Fasilitasi Akreditasi Internasional Program Studi dan Pengajuan ke Lembaga Akreditasi Internasional.
Dalam seminar ini, perwakilan dari beberapa Universitas di Indonesia yang mengajukan akreditasi internasional hadir untuk menjadi narasumber. Hari pertama seminar terdiri dari perwakilan dari Universitas Negeri Padang dan Universitas Negeri Surabaya yang mendapatkan kan akreditasi internasional dari ASIIN, Universitas Indonesia dan Sekolah Tinggi Manajemen PPM yang mendapatkan akreditasi internasional dari AACSB, serta Universitas Gunadarma yang mendapatkan akreditasi internasional dari FIBAA.
Dekan Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Gunadarma, Dr. Ichwan Suyudi datang memberikan pemaparan sebagai narasumber. Beliau turut berbagi pengalaman Universitas Gunadarma dalam mengajukan akreditasi internasional untuk UPEL (Undergraduate Program of English Literature) dari FIBAA. Kunjungan online berlangsung selama 3 (tiga) hari, dimulai dari tanggal 14 sampai 16 September 2021. Beliau menjelaskan beberapa proses dalam pengajuan akreditasi mulai dari pembentukan task force, persiapan dana untuk pengajuan akreditasi, menunjang fasilitas dan workshop, serta penyusunan dokumen Self-Evaluation Report yang mengundang berbagai narasumber dari UGM, UNAIR dan termasuk dari FIBAA sendiri.
Dr. Ichwan Suyudi lebih menjelaskan tentang sarana dan prasarana karena bagian lain telah dibahas narasumber sebelumnya. Keunikan sarana dan prasarana Universitas Gunadarma yaitu tidak ada sarana atau prasarana yang khusus untuk satu fakultas saja (contoh tidak ada gedung fakultas sastra). Konsep Resource Sharing yang tidak ada fasilitas eksklusif untuk satu prodi saja ini didukung oleh FIBAA dan menjadi daya tarik tersendiri. Oleh karena itu, untuk menjaga mutu dan kualitas UPEL pada khususnya, Universitas Gunadarma selalu melakukan peningkatan kapasitas SDM, pemutakhiran teknologi lab bahasa, peningkatan mutu layanan, pemutakhiran kurikulum dan membina kerja sama baik dalam dan luar negeri.
