Baksos Tim Abdimas Rumpin Keisha

            10 Mei 2020 lalu bertepatan dengan bulan suci ramadhan. Tim Abdi Masyarakat (Abdimas) Rumah Pintar Keisha yang terdiri dari dosen-dosen Sastra Inggris Universitas Gunadarma mengadakan kegiatan bakti social yang menyasar pada wali murid di rumpin tersebut. Kegiatan ini diinisiasi oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Sastra dan Budaya, Dr. Dr. Ichwan Suyudi, M.M.

            Bakti sosial yang dilakukan di Rumpin Keisha ini adalah pembagian sembako dan sejumlah uang tunai. “Alhamdulillah setelah dana terkumpul, kami langsung membelanjakan sebagian uang tersebut untuk membeli beras, telur, mie instan, ikan kaleng. Selain itu kami memberikan sejumlah uang untuk operasional belajar anak-anak.” Tutur Dian Wulandari, M.Sas selaku koordinator baksos itu.

            Pihak Rumpin Keisha dalam hal ini Ibu Yeni menyampaikan ucapan terima kasihnya di tengah suasana pandemi Covid-19 ini ada bantuan yang diberikan oleh Tim Abdimas Rumpin Kesha. “Pihak Rumpin Keisha mengucapkan rasa terima kasih dan syukurnya, dan mereka juga mendoakan agar dosen-dosen Sastra Inggris Universitas Gunadarma sehat,” tambahnya.

            Sementara itu, Dr. Ahmad Juma Khatib Nur Ali, salah satu dosen yang juga ikut turun dalam baksos itu mengatakan, kedatangan tim abdimas disambut positif oleh para wali murid. “Pandemi ini cukup berpengaruh untuk perekonomian, sementara wali murid di sini mereka bekerja sebagai pedagang, security, dan lain lain, dengan bakti social ini ada rasa kita menjadi peduli, bukan hanya sekedar numpang ngajar saja disana, atau demi surat.”

            Menurut Juma, semoga dengan kegiatan ini sebagai refleksi juga bahwa dosen Sastra Inggris Universitas Gunadarma ini bukan hanya sebagai pengajar saja tapi sebagai teman yang saling membantu. “Friend in need, friend indeed, kiranya begitu ya, jadi tim abdimas rumpin Keisha ini benar-benar melakukan pengabdian, bukan hanya mengajar atau rutinitas, tapi diatas itu semua adalah kepedulian.”    

            Selain itu dengan berbagi menurut Juma adalah salah satu bentuk contoh tauladan. “Anak-anak didik dan wali murid jadi tahu bahwa tim abdimas ini betul-betul melayani masyarakat, dengan membangun karakter mereka melalui tauladan, saat sulit kita hadir, meskipun tidak secara fisik, tapi ada yang bisa kita bantu,” tutup Kepala Lembaga Pengembangan Bahasa Sastra Inggris  UG itu.

Eka Ardhinie


  • 2020-06-24 16:13:37 WIB