Taman Mini Eropa

20161203_140531

(Foto bhermana)

Kami mengunjungi Brussel setelah menginap semalam di Koln. Dengan menggunakan ICE (Inter City Express), rombongan menuju Brussel sekitar jam 9 pagi. Sekitar 2,5 jam kami sampai di tujuan akhir, Brussel. Kami langsung melanjutkan perjalanan dengan menggunakan Metro setelah koper disimpan di loker sewa yang tersedia di Stasiun. Kami berhenti di Haysel. Keluar dari Stasiun, bangunan menarik pertama yang terlihat adalah Atomium.

Proses Pembuatan Replika Miniatur

Pembuatan Taman Mini Eropa didasari sejarah dan perkembangan benua Eropa yang terkoyak Perang Dunia I pada tahun 1914-1918. Nasionalisme dan persaingan di antara negara-negara di Eropa sering menimbulkan gesekan antar negara, bahkan perang. Keberadaan taman ini merupakan salah satu cara untuk menunjukkan solidaritas dan hegemoni Eropa sebagai satu kesatuan.

Bendera negara anggota Uni Eropa di pinggir taman (foto bhermana)

Bendera negara anggota Uni Eropa di pinggir taman (foto bhermana)

Pembuatan taman diawali pada tahun 1987 ketika beberapa ahli sejarah seni berkumpul untuk menyeleksi ratusan bangunan yang tersebar di anggota Uni Eropa. Kriteria pemilihannya adalah nilai arsitektur dan sosial-budaya; simbol keindahan Eropa; serta masalah teknis pembuatan replikanya dengan skala 1:25.

Perbandingan orang dengan replika dengan skala 1:25 (foto.bhermana)

Perbandingan orang dengan replika dengan skala 1:25 (foto.bhermana)

Skala dan presisi tinggi membuat para pembuat model membutuhkan gambar dengan skala akurat dan ribuan foto yang rinci. Biaya yang dibutuhkan untuk tahap seleksi ini mencapai 200 Ribu euro, sebagian besar untuk korespondensi, perjalanan, dan riset. Beberapa gambar pun ada yang ditolak sehingga  memerlukan riset tambahan.

Model sangat rinci dan terlihat seperti aslinya (foto bhermana)

Model sangat rinci dan terlihat seperti aslinya (foto bhermana)

Pembuatan model melibatkan 55 profesional dari 9 negara anggota Uni Eropa. Model dibuat dengan teknik baru dengan bahan yang tahan perubahan cuaca. Beberapa bahan dipotong dari berbagai bahan yang berbeda, misalnya kayu, cardboard, dll. Bahan-bahan tersebut selanjutnya dipasang pada plat master agar menjadi cetakan replika model. Plat cetakan tersebut terbuat dari silikon yang fleksibel.

Cetakan, yang dirancang untuk reproduksi yang sangat rinci, selanjutnya diisi dengan epoxy resin atau poliester. Setelah dikeringkan beberapa hari, coran tersebut selanjutnya dikeluarkan dari cetakannya sehingga dihasilkan model miniatur berbagai bangunan atau obyek.

Bentuk, disain, ornamen, dan asesoris bangunan pun begitu rinci (foto bhermana)

Bentuk, disain, ornamen, dan asesoris bangunan pun begitu rinci (foto bhermana)

Proses pembuatan replika miniatur tersebut sangat akurat tapi membutuhkan waktu relatif lama. Sebagai contoh, pembuatan miniatur katedral Santiago de Compostela memerlukan 24 ribu jam kerja. Jika pengerjaannya hanya melibatkan satu orang maka miniatur tersebut baru selesai 13 tahun.

20161203_144158

Lorong artistik menuju ruang pameran dan game interaktif (foto bhermana)

Tahap penyelasaian akhirnya adalah pengecatan model. Dengan bantuan foto dan observasi lapangan, warna asli dipertahankan dan tahan terhadap polusi. Miniatur yang sangat rinci dan tampak seperti aslinya pun akhirnya terpasang di Taman Mini Eropa.

Brussel, 3 Desember 2016

Catatan:

Proses pembuatan miniatur disadur dari booklet yang dibagikan ke pengunjung Taman Mini Eropa.

Tulisan Terkait:

Regen Village, Konsep Kota Cerdas Futuristik

Madurodam, KisaH Kasih Orangtua

Atomium, Dari Simbol Atom Jadi Bangunan Ikonik

Jejak Indonesia di Kebun Botani Leiden

There is one comment

Post Your Thoughts


− tiga = 4