Warisan Budaya Bukan Benda

Selain program warisan dunia yang mencakup warisan budaya dan alam yang berwujud, UNESCO juga mempunyai program warisan budaya bukan benda atau Intangible Cultural Heritage. Indonesia sampai sekarang tercatat sudah mempunyai 7 warisan dunia bukan benda yaitu Noken (tahun 2012), Tari Saman (2011), Angklung (2010), Batik (2009), Edukasi dan Pelatihan Batik (2009), Keris (2008), dan Wayang (2008). Warisan budaya tidak hanya sebatas monumen atau kumpulan obyek semata, namun termasuk tradisi dan ekspresi hidup yang diwariskan nenek moyang secara turun-temurun ke anak cucu, seperti tradisi lisan, praktek sosial, ritual, pagelaran, pengetahuan dan praktek mengenai alam dan semesta atau pengetahuan dan ketrampilan kerajinan.

Kantong Noken, warisan budaya bukan benda dari Papua

Kantong Noken, warisan budaya bukan benda dari Papua (Sumber Foto: UNESCO)

Berdasarkan konvensi tahun 2003, UNESCO membagi warisan budaya bukan benda ini dalam 5 domain yaitu: (1) ekspresi dan tradisi lisan termasuk bahasa sebagai alat warisan budaya, (2) seni pertunjukkan, (3) praktik sosial, ritual, dan acara festival, (4) Pengetahuan dan ketrampilan mengenai alam dan semesta, dan (5) kerajinan tradisional. Namun warisan budaya tidak sebatas satu manifestasi saja, namun bisa mencakup unsur-unsur yang ada di setiap domain. Sebagai contoh di Indonesia,  wayang bukan semata seni pertunjukkan saja, tapi termasuk kerajinan membuat wayangnya oleh para pengrajin.

Post Your Thoughts


× sembilan = 36